Cara merawat genset diesel secara umum

Genset adalah salah satu inonasi terpenting di jaman sekarang. Sangat penting untuk diketahui apabila, listrik merupakan sebuah kebutuhan yang tidak mungkin kita lepaskan begitu saja. Itulah mengapa adanya generator atau genset akan sangat berguna untuk kita. Generator membantu kita untuk menghasilkan daya listrik secara personal atau individu. Akan tetapi tentu saja, kita membutuhkan bahan bakar untuk bisa menyalakan generator. Bahan bakar itu biasanya seperti bensin, solar atau gas alam. Nah, salah satu genset yang paling populer saat ini adalah genset diesel.

Genset diesel tentu saja membutuhkan perawatan yang tepat, karena peralatan ini sangat penting. Dengan perawatan yang tepat maka kita bisa menjaga kelangsungan hidup dari generator tersebut. Akan tetapi bagaimanakah cara perawatan genset ini? Berikut akan kami bahas.

Perawatan genset diesel secara tepat

Merawat generator adalah proses yang relatif serupa untuk berbagai macam jenis generator. Pertama, sangat penting untuk mengikuti jadwal perawatan pabrikan dengan setiap jenis generator. Praktik perawatan rutin harus kita lakukan sebagai inspeksi umum. Pemeriksaan terdiri dari pemeriksaan kebocoran, pemeriksaan level oli dan cairan pendingin, mengecek sabuk dan selang, serta pemeriksaan terminal dan kabel baterai.

Penting juga untuk memeriksa oli juga, karena oli harus diganti secara teratur. Frekuensi penggantian oli tergantung pada pabrikan, seberapa sering generator digunakan dan lingkungan kerja penggunaan generator tersebut. Biasanya, disarankan mengganti oli setelah 100 jam pengoperasian, terutama jika menggunakan genset diesel.

Perawatan generator membutuhkan

Genset diesel membutuhkan kita untuk melakukan perawatan teratur, berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhitungkan saat melakukan perawatan rutin

  1. Pembersihan dan penyaringan bahan bakar tahunan, karena bahan bakar diesel terdegradasi dengan cepat. Setelah beberapa minggu beroperasi, bahan bakar diesel terdegradasi melalui kontaminasi air dan mikroba, yang mengakibatkan saluran dan filter bahan bakar tersumbat. Pembersihan bahan bakar melibatkan penggunaan biosida setiap tahun di semua generator kecuali generator siaga, yang akan menarik uap air.
  2. Sistem pendingin harus dipertahankan, yang memerlukan pemeriksaan level cairan pendingin pada interval yang ada. Ini harus dilakukan selama periode penghentian.
  3. Memeriksa daya baterai; ini terutama berlaku untuk generator siaga, karena masalah baterai adalah penyebab utama kegagalannya. Pastikan baterai kuat dan terisi cukup untuk bertahan lama sehingga tidak menimbulkan hambatan start-up untuk generator.
  4. Pengujian rutin untuk menginformasikan status baterai saat ini. Pengujian melibatkan pemeriksaan level elektrolit dan berat jenis baterai. Baterainya sendiri juga harus bersih.

Perawatan Lebih Lanjut dan Pemeliharaan Generator

Selain beberapa tips perawatan di atas, penting juga untuk melakan pembersihan genset setiap minggu selama 30 menit dan juga mengistirahatkannya. Saat ini anda bisa gunakan untuk melumasi mesin dan menyaring bahan bakar dan kertas timah. Semua bagian yang lepas yang ditemukan di mana saja di generator harus ditempatkan dengan aman. Anda juga harus menyimpan catatan inspeksi dan pengujian untuk inspeksi dan pengawasan di masa mendatang. Catatan ini akan memungkinkan Anda untuk tetap mengetahui status generator Anda.

Nah, ternyata, perawatan genset diesel tidak terlalu susah bukan? Jika anda tertarik untuk mendapatkan genset ini, maka anda bisa menemukannya di berbagai toko penjual genset di internet. Akan tetapi akan lebih direkomendasikan lagi, jika anda membeli genset ini di tempat yang terpercaya. Sebagai contoh anda bisa membeli di https://eragenset.com/ dimana anda akan mendapatkan pilihan genset terlengkap dan paling berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *